Selasa, 15 April 2014

Cara Merawat Hamster

Cara Memelihara/Merawat Hamster Bagi Pemula Agar Hamster Sehat

Cara Memelihara/Merawat Hamster Bagi Pemula Agar Hamster Sehat - Hamster adalah sejenis tikus yang banyak dipelihara karena bulunya yang halus, lucu. Tak heran jika kemudian banyak orang dari beragam latar belakang dan usia yang berminat untuk menjadikan hamster sebagai hewan peliharaan. Sedianya memelihara hamster tidak tergolong sulit. Namun, jika anda berniat untuk memelihara hamster, anda tetap harus memperbanyak informasi mengenai pemeliharaannya. Sebab, jika cara memelihara hamster ini tidak tepat, tentu akan menimbulkan efek yang tidak baik bagi hamster peliharaan anda.

Memelihara hamster tergolong mudah karena perawatannya yang tidak terlalu rumit. Sekalipun demikian, anda juga tidak bisa menyepelekannya begitu saja. Jika anda memutuskan untuk memelihara hamster, maka anda harus berkomitmen untuk bertanggungjawab atasnya. Berikut beberapa tips untuk merawat hamster bagi pemula:

Cara Memelihara/Merawat Hamster Bagi Pemula Agar Hamster Sehat

  1. Ada baiknya anda memperhatikan pemilihan jenis hamster yang mungkin bisa anda pelihara. Anda bisa bertanya dengan pemilik toko hewan, ataupun para pemelihara hamster lainnya. Pastinya, anda harus banyak mencari informasi mengenai jenis hamster yang mungkin bisa anda pelihara. Agar anda tidak merasa kesulitan saat memeliharanya. Juga penting untuk anda mengetahui pola makan dan hal-hal mendasar dalam perawatan hamster tersebut.
  2. Hamster sangat membutuhkan kasih sayang dari pemiliknya. Mengapa demikian? Sebab dengan kasih sayang, hamster yang anda pelihara akan semakin mudah diatur. Anda harus sering-sering menyentuh dan bermain dengannya agar ia cepat mengenali anda. Begitu juga dengan mencium aroma tangan anda. Hamster peliharaan anda dengan cepat beradaptasi dengan anda.
  3. Beri perhatian lebih untuk kandangnya. Hamster tentu akan menghabiskan seluruh waktunya di dalam kandang. Oleh karenanya anda perlu memenuhi semua kebutuhan yang membuatnya nyaman berada di dalam kandangnya. Anda perlu memastikan kebersihan serbuk kayu untuk kandangnya. Seperti mengganti serbuk kayu 2 kali seminggu untuk menjaga kebersihan kandang hamster. Serbuk kayu berguna untuk menghangatkan tubuh hamster sekaligus menjadi tempatnya untuk membuang kotoran. Serbuk kayu ini bisa anda dapatkan di toko-toko hewan.
  4. Perhatikan kebersihan kandang hamster. Sebab kandang yang kotor akan menyebabkan hamster rentan terjangkit penyakit. Seminggu atau dua minggu sekali, kosongkan kandang dan cuci kandang secara menyeluruh. Jangan lupa juga bersihkan seluruh peralatan dan aksesoris yang ada di dalam kandang. Pastikan semuanya dalam keadaan bersih ketika anda mengembalikan hamster kembali ke kandangnya. 
  5. Anda juga harus pandai memilih aksesoris yang akan anda letakkan di dalam kandang hamster. Pastikan bahwa aksesoris itu memang dibutuhkannya. Tidak hanya sekedar hiasan saja. Perlu anda ketahui bahwa di alam liar, hamster akan berjalan hingga delapan mil dalam semalam hanya untuk mencari makan. Hal tersebut merupakan salah satu insting alaminya. Bahkan jika ia tidak melakukannya atau tidak ada media untuknya melakukan hal tersebut, akan beresiko menyebabkan kelumpuhan. Karenanya, anda perlu menambah aksesoris berbentuk roda sebagai media penyaluran insting alaminya tersebut. Anda juga memerlukan sebuah kotak kardus kecil atau sesuatu yang dapat menjadi tempat persembunyian hamster ketika ia akan tidur. Sebab, cara tidur hamster adalah dengan bersembunyi. Hamster juga senang berjalan melalui terowongan. Jadi anda perlu menambahkannya dalam daftar aksesoris yang harus anda penuhi.
  6. Perhatikan pula persediaan makanan, serta air untuk perawatan hamster. Anda perlu menyediakan air tawar dan makanannya berupa biji Bungan matahari di dalam tempat makannya dan mengisinya setiap hari. Boleh memberikan sediki bentuk makanan lain seperti wortel, seledri, apel dan anggur untuk menambah nutrisi yang dibutuhkannya. Namun perlu diawasi takaran dan jadwalnya. Sebab konsumsi makanan tambahan ini tidak bisa dilakukan sering-sering. Juga tidak bisa diberikan dalam jumlah yang banyak. Sebab akan berpengaruh buruk pada pencernaan hamster tersebut. Jangan memberi makan coklat, biji kopi, atau kafein apapun pada hamster karena hal ini dapat mengakibatkan kematian.
  7. Jangan pernah merendam hamster dalam air untuk mandi atau alasan apapun. Hamster adalah salah satu binatang yang rentan terhadap serangan penyakit. Hamster sebenarnya akan bersih sendiri sepanjang waktu dan biasanya tidak perlu dibersihkan. Hamster kerdil akan sangat menikmati mandi debu. Anda dapat membeli debu atau bubuk debu untuk mandi hamster di toko hewan peliharaan. Jika sekali waktu memang mengharuskan anda untuk membersihkan sesuatu dari hamster anda. Anda dapat dengan aman menggunakan kain basah atau tisu khusus untuk hewan peliharaan. Tidak perlu menggunakan sabun atau sampo pada hamster Anda.
Saya berharap semoga informasi ini dapat membantu anda  dalam Cara Memelihara/Merawat Hamster Bagi Pemula Agar Hamster Sehat

Bagaimana Sih Cara Merawat Bayi Hamster Itu ?

Banyak orang yang belum begitu tahu tentang cara merawat bayi hamster yang baik dan benar. Bayi hamster yang baru dilahirkan sangat memerlukan perawatan yang baik dan benar. Jika tidak, bisa jadi Anda tidak akan melihat mereka tumbuh normal hingga menjadi hamster dewasa. Tentang cara merawat bayi hamster, ada banyak orang  yang belum benar-benar memahami langkahnya. Hasilnya anak hamster bukannya bertambah malah makin berkurang. Tahukah Anda bahwa hamster merupakan binatang kanibal? Ia bisa menganggap hamster lainnya sebagai ancaman dan memakannya. Pola kanibalisme ini juga berlaku pada ibu hamster terhadap bayinya. Karena itu, penanganan terhadap bayi hamster yang baru lahir harus hati-hati karena hamster merupakan binatang kanibal yang bisa memkan hamster lain jika dia menganggap hamster lain sebagai ancaman. 


cara merawat bayi hamster

Kesalahan-Kesalahan Dalam Cara Merawat Bayi Hamster


1.  Menyentuhnya Dengan Jari

Sebaiknya  Anda mendiamkan hamster dan induknya selama dua hingga tiga minggu. Pada usia dua hingga 3 minggu, mereka sudah "aman" jika ingin Anda sentuh. Banyak orang yang menyentuh bayi hamster yang baru lahir karena penasaran ingin memegangnya. Atau anda ingin memindahkannya, maka janganlah pakai tangan langsung, anda bisa menggunakan sendok untuk memindahkan bayi hamster. Jika tersentuh tangan maka sangat riskan sebab bau Anda bisa menempel pada bayi hamster tersebut dan membuat ia seketika ditandai sebagai ancaman oleh induk hamster. Hamster yang menganggap bayi tersebut ancaman bisa saja meninggalkan bayinya dan tidak ingin merawatnya dan bahkan bisa memakannya. Anda tidak mau kan hal ini terjadi?

2. Sering Memunculkan Diri ke Hamster

Sering memunculkan diri dihadapan ibu dan bayi hamster ini juga merupakan kesalahan yang sering dilakukan orang. Jangan sering menganggu induk dan anak hamster. Semakin minim kehadiran Anda akan semakin baik bagi mereka. Di habitat aslinya, induk hamster menyimpan bayinya di tempat yang gelap yang nyaris tanpa gangguan. Jadi cermati kehadiran Anda sebatas dalam hal memberi makanan dan juga mengganti air di botol minuman saja. Penuhi tempat makanan dan botol airnya untuk jangka waktu yang lama supaya intensitas anda bertemu dengan hamster tidak terlalu sering.

Selanjutnya, bagaimana cara merawat bayi hamster yang baru melahirkan? dan apa yang harus anda lakukan?

cara merawat bayi hamster
1. Letakkan bayi hamster di tempat yang aman dan jauh dari keramaian serta tutupi kandang supaya terlihat gelap layaknya di lorong tikus. Hal ini perlu karena induk dan bayi yang baru lahir. memerlukan rasa aman dari gangguan. Karena memang habitat asli hamster adalah di tempat gelap.

2. Untuk tempat tidur bayi hamster, berilah serbuk kayu secukupnya atau tisu yang sudah disobek-sobek kecil. Hal ini untuk menjaga kehangatan kandang hamster.

3. Bayi Hamster sebaiknya di letakan pada alas kandang yang tidak berlubang-lubang(datar). Anda bisa menggunakan akuarium, untuk menjaga si bayi tidakterjatuh d
an terjepit.

4. Hal lain yang harus diperhatikan adalah tentang kebersihan kandang. Kandang yang bersih sangat baik bagi hamster, layaknya manusia yang suka dengan tempat tinggal yang bersih. Tapi di masa 1 sampai 2 minggu setelah melahirkan, tidak usah membersihkan kandang hamster. Biarkan saja. Tunggu sampai sang induk dan juga bayi-bayinya siap menghadapi Anda.

Saat lahir, bayi hamster sangat sensitif, ia memiliki kulit kemerahan nyaris tanpa bulu. Tapi jangan khawatir sebab sang induk mengerti betul apa yang harus dilakukan. Cara merawat bayi hamster yang terbaik adalah dengan mendiamkannya. Bahkan sekedar menengok pun Jangan sering anda lakukan. Di hari ke dua sampai tiga, biasanya tanda-tanda pigmentasi kulit sudah mulai tampak. Tapi tidak semua  hamster menunjukkan tanda-tanda seperti ini. Biasanya hamster yang memiliki pigmen dasar coklat saja yang sudah terlihat. Pada hari kelima, bulu-bulu pada bayi hamster sudah mulai tumbuh. Demikian pula dengan kuping yang sudah mulai tampak. Sedangkan matanya memang belum sempurna tapi sudah hampir terlihat. Pada masa ini, asupan gizi bayi hamster hanya bersumber dari air susu induknya. Namun di hari ke delapan hingga sembilan, sang induk sudah mulai mengajarkan makanan solid ke anaknya. Pada usia ke sepuluh hari, biasanya anak hamster sudah mulai menjelajah kandang dan mencari makanannya sendiri.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar