Cara Memelihara/Merawat Hamster Bagi Pemula Agar Hamster Sehat
Memelihara hamster tergolong mudah karena perawatannya yang tidak terlalu rumit. Sekalipun demikian, anda juga tidak bisa menyepelekannya begitu saja. Jika anda memutuskan untuk memelihara hamster, maka anda harus berkomitmen untuk bertanggungjawab atasnya. Berikut beberapa tips untuk merawat hamster bagi pemula:
Cara Memelihara/Merawat Hamster Bagi Pemula Agar Hamster Sehat
- Ada baiknya anda memperhatikan pemilihan jenis hamster yang mungkin bisa anda pelihara. Anda bisa bertanya dengan pemilik toko hewan, ataupun para pemelihara hamster lainnya. Pastinya, anda harus banyak mencari informasi mengenai jenis hamster yang mungkin bisa anda pelihara. Agar anda tidak merasa kesulitan saat memeliharanya. Juga penting untuk anda mengetahui pola makan dan hal-hal mendasar dalam perawatan hamster tersebut.
- Hamster sangat membutuhkan kasih sayang dari pemiliknya. Mengapa demikian? Sebab dengan kasih sayang, hamster yang anda pelihara akan semakin mudah diatur. Anda harus sering-sering menyentuh dan bermain dengannya agar ia cepat mengenali anda. Begitu juga dengan mencium aroma tangan anda. Hamster peliharaan anda dengan cepat beradaptasi dengan anda.
- Beri perhatian lebih untuk kandangnya. Hamster tentu akan menghabiskan seluruh waktunya di dalam kandang. Oleh karenanya anda perlu memenuhi semua kebutuhan yang membuatnya nyaman berada di dalam kandangnya. Anda perlu memastikan kebersihan serbuk kayu untuk kandangnya. Seperti mengganti serbuk kayu 2 kali seminggu untuk menjaga kebersihan kandang hamster. Serbuk kayu berguna untuk menghangatkan tubuh hamster sekaligus menjadi tempatnya untuk membuang kotoran. Serbuk kayu ini bisa anda dapatkan di toko-toko hewan.
- Perhatikan kebersihan kandang hamster. Sebab kandang yang kotor akan menyebabkan hamster rentan terjangkit penyakit. Seminggu atau dua minggu sekali, kosongkan kandang dan cuci kandang secara menyeluruh. Jangan lupa juga bersihkan seluruh peralatan dan aksesoris yang ada di dalam kandang. Pastikan semuanya dalam keadaan bersih ketika anda mengembalikan hamster kembali ke kandangnya.
- Anda juga harus pandai memilih aksesoris yang akan anda letakkan di dalam kandang hamster. Pastikan bahwa aksesoris itu memang dibutuhkannya. Tidak hanya sekedar hiasan saja. Perlu anda ketahui bahwa di alam liar, hamster akan berjalan hingga delapan mil dalam semalam hanya untuk mencari makan. Hal tersebut merupakan salah satu insting alaminya. Bahkan jika ia tidak melakukannya atau tidak ada media untuknya melakukan hal tersebut, akan beresiko menyebabkan kelumpuhan. Karenanya, anda perlu menambah aksesoris berbentuk roda sebagai media penyaluran insting alaminya tersebut. Anda juga memerlukan sebuah kotak kardus kecil atau sesuatu yang dapat menjadi tempat persembunyian hamster ketika ia akan tidur. Sebab, cara tidur hamster adalah dengan bersembunyi. Hamster juga senang berjalan melalui terowongan. Jadi anda perlu menambahkannya dalam daftar aksesoris yang harus anda penuhi.
- Perhatikan pula persediaan makanan, serta air untuk perawatan hamster. Anda perlu menyediakan air tawar dan makanannya berupa biji Bungan matahari di dalam tempat makannya dan mengisinya setiap hari. Boleh memberikan sediki bentuk makanan lain seperti wortel, seledri, apel dan anggur untuk menambah nutrisi yang dibutuhkannya. Namun perlu diawasi takaran dan jadwalnya. Sebab konsumsi makanan tambahan ini tidak bisa dilakukan sering-sering. Juga tidak bisa diberikan dalam jumlah yang banyak. Sebab akan berpengaruh buruk pada pencernaan hamster tersebut. Jangan memberi makan coklat, biji kopi, atau kafein apapun pada hamster karena hal ini dapat mengakibatkan kematian.
- Jangan pernah merendam hamster dalam air untuk mandi atau alasan apapun. Hamster adalah salah satu binatang yang rentan terhadap serangan penyakit. Hamster sebenarnya akan bersih sendiri sepanjang waktu dan biasanya tidak perlu dibersihkan. Hamster kerdil akan sangat menikmati mandi debu. Anda dapat membeli debu atau bubuk debu untuk mandi hamster di toko hewan peliharaan. Jika sekali waktu memang mengharuskan anda untuk membersihkan sesuatu dari hamster anda. Anda dapat dengan aman menggunakan kain basah atau tisu khusus untuk hewan peliharaan. Tidak perlu menggunakan sabun atau sampo pada hamster Anda.
Bagaimana Sih Cara Merawat Bayi Hamster Itu ?
Banyak orang yang belum begitu tahu tentang cara merawat bayi hamster
yang baik dan benar. Bayi hamster yang baru dilahirkan sangat memerlukan
perawatan yang baik dan benar. Jika tidak, bisa jadi Anda tidak akan
melihat
mereka tumbuh normal hingga menjadi hamster dewasa. Tentang cara merawat bayi hamster, ada banyak orang yang belum benar-benar
memahami langkahnya. Hasilnya anak hamster bukannya bertambah malah makin
berkurang. Tahukah Anda bahwa hamster merupakan binatang kanibal? Ia bisa
menganggap hamster lainnya sebagai ancaman dan memakannya. Pola kanibalisme ini
juga berlaku pada ibu hamster terhadap bayinya. Karena itu, penanganan terhadap
bayi hamster yang baru lahir harus hati-hati karena hamster merupakan binatang
kanibal yang bisa memkan hamster lain jika dia menganggap hamster lain sebagai
ancaman.
Kesalahan-Kesalahan Dalam Cara Merawat Bayi Hamster
1. Menyentuhnya Dengan Jari
Sebaiknya Anda
mendiamkan hamster dan induknya selama dua hingga tiga minggu. Pada usia dua
hingga 3 minggu, mereka sudah "aman" jika ingin Anda sentuh. Banyak
orang yang menyentuh bayi hamster yang baru lahir karena penasaran ingin
memegangnya. Atau anda ingin memindahkannya, maka janganlah pakai tangan
langsung, anda bisa menggunakan sendok untuk memindahkan bayi hamster. Jika
tersentuh tangan maka sangat riskan sebab bau Anda bisa menempel pada bayi
hamster tersebut dan membuat ia seketika ditandai sebagai ancaman oleh induk
hamster. Hamster yang menganggap bayi tersebut ancaman bisa saja meninggalkan
bayinya dan tidak ingin merawatnya dan bahkan bisa memakannya. Anda tidak mau
kan hal ini terjadi?
2. Sering Memunculkan Diri ke Hamster
Sering memunculkan diri dihadapan ibu dan bayi hamster ini
juga merupakan kesalahan yang sering dilakukan orang. Jangan sering menganggu induk
dan anak hamster. Semakin minim kehadiran Anda akan semakin baik bagi mereka.
Di habitat aslinya, induk hamster menyimpan bayinya di tempat yang gelap yang
nyaris tanpa gangguan. Jadi cermati kehadiran Anda sebatas dalam hal memberi
makanan dan juga mengganti air di botol minuman saja. Penuhi tempat makanan dan
botol airnya untuk jangka waktu yang lama supaya intensitas anda bertemu dengan
hamster tidak terlalu sering.
Selanjutnya, bagaimana cara merawat bayi hamster yang baru melahirkan? dan apa yang harus anda lakukan?
1. Letakkan bayi hamster di tempat yang aman dan jauh dari keramaian serta tutupi kandang supaya terlihat gelap layaknya di lorong tikus. Hal ini perlu karena induk dan bayi yang baru lahir. memerlukan rasa aman dari gangguan. Karena memang habitat asli hamster adalah di tempat gelap.2. Untuk tempat tidur bayi hamster, berilah serbuk kayu secukupnya atau tisu yang sudah disobek-sobek kecil. Hal ini untuk menjaga kehangatan kandang hamster.
3. Bayi Hamster sebaiknya di letakan pada alas kandang yang tidak berlubang-lubang(datar). Anda bisa menggunakan akuarium, untuk menjaga si bayi tidakterjatuh dan terjepit.
4. Hal lain yang harus diperhatikan adalah tentang kebersihan kandang. Kandang yang bersih sangat baik bagi hamster, layaknya manusia yang suka dengan tempat tinggal yang bersih. Tapi di masa 1 sampai 2 minggu setelah melahirkan, tidak usah membersihkan kandang hamster. Biarkan saja. Tunggu sampai sang induk dan juga bayi-bayinya siap menghadapi Anda.
Saat lahir, bayi hamster sangat sensitif, ia memiliki kulit
kemerahan nyaris tanpa bulu. Tapi jangan khawatir sebab sang induk mengerti
betul apa yang harus dilakukan. Cara merawat bayi hamster yang terbaik adalah
dengan mendiamkannya. Bahkan sekedar menengok pun Jangan sering anda lakukan.
Di hari ke dua sampai tiga, biasanya tanda-tanda pigmentasi kulit sudah mulai tampak.
Tapi tidak semua hamster menunjukkan tanda-tanda
seperti ini. Biasanya hamster yang memiliki pigmen dasar coklat saja yang sudah
terlihat. Pada hari kelima, bulu-bulu pada bayi hamster sudah mulai tumbuh.
Demikian pula dengan kuping yang sudah mulai tampak. Sedangkan matanya memang
belum sempurna tapi sudah hampir terlihat. Pada masa ini, asupan gizi bayi
hamster hanya bersumber dari air susu induknya. Namun di hari ke delapan hingga
sembilan, sang induk sudah mulai mengajarkan makanan solid ke anaknya. Pada
usia ke sepuluh hari, biasanya anak hamster sudah mulai menjelajah kandang dan
mencari makanannya sendiri.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar